Jakarta, CNBC Indonesia – Rusia memberi pernyataan terbaru terkait hubungannya dengan aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO). Dalam pernyataan terbaru Kamis waktu setempat, Juru Bicara Kremlin mengatakan hubungan keduanya telah merosot ke “tingkat konfrontasi langsung”.

Dmitri Peskov menyebut NATO yang berusia 75 tahun pekan ini, sudah terlibat dalam sejumlah konflik di Ukraina. Moskow dan Kyiv sendiri telah berperang sejak 2022 lalu.

Belum lagi perluasan wilayah timur NATO mendekati perbatasan Rusia. Terbaru, dua tetangga negeri itu juga menjadi bagian NATO tahun lalu, Finlandia dan Swedia.

“Faktanya, hubungan kini telah merosot ke tingkat konfrontasi langsung,” tegasnya dikutip dari Reuters dan CNBC International, Jumat (5/5/2024).

“NATO sudah terlibat dalam konflik di sekitar Ukraina (dan) terus bergerak menuju perbatasan kami dan memperluas infrastruktur militernya menuju perbatasan kami,” tambahnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri telah berulang kali mengatakan negerinya ditipu oleh Barat setelah Perang Dingin ketika aliansi Pakta Warsawa Moskow dibubarkan. Namun NATO bergerak ke arah timur dengan memasukkan mantan anggota pakta tersebut dan tiga negara Baltik yang pernah menjadi bagian dari Uni Soviet.

Negara-negara Barat menolak anggapan tersebut. Mereka menegaskan bahwa NATO adalah aliansi defensif dan bergabung dengannya adalah pilihan demokratis negara-negara yang telah melepaskan diri dari kekuasaan komunis selama beberapa dekade.

NATO sendiri mengatakan pihaknya membantu Ukraina berjuang untuk bertahan hidup dalam menghadapi agresi Rusia. Kelompok itu sejauh ini telah membekali Kyiv dengan senjata, pelatihan, dan intelijen canggih.

Namun Rusia mengatakan hal itu menjadikan NATO secara de facto sebagai pihak yang terlibat dalam konflik tersebut. Putin mengatakan pada bulan Februari bahwa konflik langsung antara Rusia dan NATO berarti planet ini selangkah lagi menuju Perang Dunia Ketiga (PD 3).

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Putin Marah ke Eropa Soal Istilah ‘Russophobia’


(sef/sef)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *