Jakarta, CNBC Indonesia – DPR RI memanggil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono beserta jajarannya untuk menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI, Senin (1/4/2024).

Adapun agenda rapat kerja hari ini salah satunya untuk membahas terkait capaian proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Basuki mengungkapkan, pada tahun anggaran 2023 dukungan infrastruktur dasar IKN telah dialokasikan sebesar Rp24,97 triliun.

“Dengan rincian, pembangunan Bendungan Sepaku Semoi yang sudah selesai dan menunggu penuhnya air untuk dapat diresmikan, pembangunan intake air baku sungai Sepaku, embung di KIPP dan embung Mentawir, serta drainase utama,” kata Basuki dalam Raker bersama Komisi V DPR RI.

Di Bidang Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, lanjut Basuki, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp11,43 triliun untuk pembangunan jalan tol IKN, jalan kerja logistik di KIPP, Jalan Sumbu Kebangsaaan sisi timur dan sisi barat, pembangunan Jalan Lingkar Sepaku, Jalan Akses Persemaian Mentawir, pembangunan bandara IKN, dan pembangunan dermaga logistik.




Jokowi saat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Jumat, 1 Maret 2024. (Tangkapan layar Instagram @jokowi)Foto: Jokowi saat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Jumat, 1 Maret 2024. (Tangkapan layar Instagram @jokowi)
Jokowi saat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Jumat, 1 Maret 2024. (Tangkapan layar Instagram @jokowi)

Sementara di Ditjen Cipta Karya, telah dialokasikan anggaran Rp8,29 triliun. Adapun anggaran tersebut untuk penataan Sumbu Kebangsaan I dan II, penataan Sumbu Triparja, Land Development kawasan 1A, 1B, dan 1C, pengembangan KIPP, pembangunan kantor dan Istana Presiden, pembangunan gedung Kemenko (1,2,3, dan 4), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) beserta jaringannya, IPAL beserta jaringannya dan TPST.

Kemudian, Ditjen Perumahan sebesar Rp4,24 triliun, antara lain untuk pembangunan hunian pekerja konstruksi, rumah tapak jabatan menteri, serta hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI/Polri.

Ditjen Bina Konstruksi, lanjutnya, melakukan pelatihan bina konstruksi, melakukan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di IKN, manajemen pengadaan barang dan jasa terkait pokja IKN Rp0,03 Triliun.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Simsalabim! IKN Anti Kabel Semrawut, Ada Terowongan ‘Sapu Jagat’


(wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *