Jakarta, CNBC Indonesia – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan menderita sakit hernia. Ia pun dirawat di rumah sakit (RS) setempat Minggu, dan menjalani operasi.

Dalam update terbaru AFP, Senin (1/4/2024), operasi tersebut dikatakan berhasil. Ia juga dikatakan dalam kondisi baik dan mulai pulih.

“Dokter menemukan hernia tersebut pada hari Sabtu saat pemeriksaan rutin, dan setelah berkonsultasi, keputusan dibuat untuk perdana menteri untuk menjalani operasi setelah menyelesaikan jadwal hariannya,” kata kantornya.

Walau tengah sakit, di saat yang sama, ribuan warga Israel berdemonstrasi di Yerusalem pada Minggu malam. Mereka menyerukan pengunduran diri Netanyahu dan pembebasan sandera Israel yang ditahan di Gaza.

Mengutip AP, puluhan ribu warga memadati pusat kota dalam proses anti pemerintah terbesar sejak Oktober. Demonstrasi juga dihadiri keluarga para sandera yang yakin waktu untuk menyelamatkan anggota keluarganya hampir habis dan makin vokal menunjukan ketidaksenangan ke Netanyahu.

“Kami percaya bahwa tidak ada sandera yang akan kembali ke pemerintahan ini karena mereka sibuk melakukan perundingan untuk para sandera,” kata Boaz Atzili.

“Netanyahu hanya bekerja untuk kepentingan pribadinya,” tambahnya.




Warga Israel melakukan protes terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menyerukan pembebasan sandera yang diculik dalam serangan mematikan 7 Oktober di Israel oleh kelompok Islam Palestina Hamas dari Gaza, di Tel Aviv, Israel 30 Maret 2024. (REUTERS/Hannah McKay)Foto: (REUTERS/Hannah McKay)
Warga Israel melakukan protes terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menyerukan pembebasan sandera yang diculik dalam serangan mematikan 7 Oktober di Israel oleh kelompok Islam Palestina Hamas dari Gaza, di Tel Aviv, Israel 30 Maret 2024. (REUTERS/Hannah McKay)

Saat ini Israel masih terus menggempur Gaza, Palestina. Sedikitnya 32.782 orang warga Gaza tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Netanyahu sendiri sudah menghadapi serangkaian tuduhan korupsi yang perlahan-lahan mulai diproses kembali di pengadilan. Para kritikus mengatakan keputusan perangnya tampaknya terfokus pada kelangsungan politik dibandingkan kepentingan nasional.

Jajak pendapat menunjukkan Netanyahu dan koalisinya tertinggal jauh di belakang saingan mereka jika pemilu diadakan hari ini. Jika koalisi pemerintahannya tidak segera bubar, Netanyahu tidak akan menghadapi pemilu hingga musim semi tahun 2026.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Heboh Psikiater PM Israel Benjamin Netanyahu Tewas Bunuh Diri


(sef/sef)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *